Profil Singkat
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Senior Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics. Beliau merupakan pakar dan guru besar oftalmologi terkemuka dengan kiprah panjang di bidang pendidikan, penelitian, serta organisasi profesi kedokteran mata di tingkat nasional maupun internasional.
Tugas dan Tanggung Jawab
Mendukung arah strategis institusi pada aspek keilmuan, riset medis, pengembangan mutu pendidikan kedokteran berkelanjutan, serta perluasan kualitas layanan oftalmologi di jaringan rumah sakit.
Perjalanan Karir
Sebelum mendedikasikan keahliannya di JEC Eye Hospitals and Clinics, beliau telah mengemban berbagai posisi strategis, di antaranya sebagai Kepala Seksi Penelitian Medik RSCM (1995–1998), Ketua Panitia Pengembangan Penelitian FKUI (1997–2002), serta Kepala Departemen Ilmu Penyakit Mata FKUI/RSCM (1997–2005). Di ranah pemerintahan, beliau dipercaya menjadi Ketua Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan Kementerian Kesehatan RI (2004–2007), Anggota Dewan Riset Nasional (1999–2004), Sekretaris Eksekutif Komite Pendidikan Kedokteran Indonesia di bawah Ditjen Dikti (2003–2005), Anggota Komite Nasional Transplantasi Organ dan Jaringan (2021), serta Dewan Pengawas RS Mata Cicendo (2021). Kontribusi kepemimpinannya di organisasi profesi ditunjukkan dengan menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia atau PERDAMI (2003–2010), Ketua Kolegium Oftalmologi Indonesia (2010–2016), serta Ketua Umum Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra-Bank Mata Indonesia. Di tingkat global, beliau aktif sebagai Council Member Asia Pacific Academy of Ophthalmology atau APAO (2010–2016), Vice President APAO (2010–2012), serta dipercaya sebagai Anggota Panel Ahli Tim Dokter Kepresidenan Republik Indonesia sejak tahun 2005 hingga saat ini. Atas dedikasinya, beliau dianugerahi penghargaan Peneliti Muda Terbaik dari LIPI (1994), Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI (2009), Arthur-Liem's Award on Leaderships dari APAO (2010), hingga Tun Hussein Onn Oration Award di Malaysia (2019).
Riwayat Pendidikan
Meraih gelar Dokter (1980) dan Spesialis Ilmu Penyakit Mata/Oftalmologi (1988) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, serta memperoleh gelar Doktor (Ph.D.) dari University of Amsterdam, Belanda (1992). Beliau juga diangkat sebagai Anggota Seumur Hidup Komisi Kedokteran Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia sejak tahun 2008.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, maupun pemegang saham pengendali di internal struktur Perseroan.
Rangkap Jabatan
Saat ini beliau juga mengemban amanah profesional di berbagai jaringan ekosistem kesehatan, termasuk sebagai Counselor Member pada World Association of Eye Hospitals (WAEH) sejak tahun 2021, serta aktif memimpin pengembangan mutu klinis pada komite pendidikan kedokteran oftalmologi nasional.